Pencegahan Batuk Rejan

Pencegahan Batuk Rejan – Batuk kondisi yang tidak nyaman terlebih jika terus menerus terulang atau dengan intensitas tinggi bahkan membuat penderitanya merasa lelah karena sering batuk. batuk kering dan batuk berdahak kondisi yang pastinya sangat umum terjadi dan pernah dialami oleh siapa pun tetapi ada jenis batuk lebih parah yaitu batuk rejan.

Batuk rejan merupakan jenis batuk yang parah karena bisa diikuti oleh isapan tajam napas bahkan bisa berbunyi mengi atau seperti teriakan. Batuk keras seperti ini terjadi karena ada infeksi pada paru paru dan juga pada saluran pernapasan yang lainnya. batuk rejan ini bisa menular oleh karena itu harus hati hati jika berada dekat dengan seseorang yang menderita penyakit batuk rejan atau batuk yang parah. batuk rejan yang parah bisa mempersulit penderitanya bernapas dengan baik sehingga membuat penderitanya kekurangan oksigen dalam darah dan berdampak pada kesehatan seluruh tubuh maka dari itu pencegahan batuk rejan sebaiknya dilakukan sejak dini.

Seperti yang telah di sebutkan sebelumnya bahwa batuk rejan bisa terjadi karena adanya infeksi paru paru dan saluran pernapasan. Infeksi ini berasal dari bakteri Bordetella pertussis yang masuk ke saluran pernapasan dan juga menyerang dinding saluran napas kemudian melepas racun sehingga menyebabkan pembengkakan pada saluran napas karena tubuh bereaksi terhadap racun yang dikeluarkan oleh bakteri. Karena terjadinya pembengkakan di saluran pernapasan sehingga jalan untuk oksigen atau udara jadi lebih kecil maka dari itu batuk yang keras dengan tarikan napas yang kuat untuk memenuhi kebutuhan udara agar tubuh tidak kekurangan oksigen. Selain itu, tubuh juga bisa memproduksi banyak lendir kemudian ada respon batuk agar lendir dikeluarkan.

Infeksi memang penyebab utama batuk rejan maka dari itu ada beberapa hal yang bisa meningkatkan seseorang orang yang mengalami batuk rejan, baik di tularkan atau pun terinfeksi secara langsung. Penularan bakteri bisa melalui udara yang terkontaminasi oleh bakteri penyebab batuk rejan yang bisa dikarenakan oleh penderita batuk rejan sehingga mengeluarkan air liur yang mengandung batuk rejan sehingga jika secara tidak langsung terhirup bisa tertular dengan batuk rejan. Risiko tertular oleh batuk rejan biasanya karena sistem kekebalan tubuh sedang lemah dan risiko semakin tinggi juga pada orang orang yang tidak melakukan suntik vaksin.

Pencegahan Batuk Rejan

Batuk rejan menimbulkan gejala tetapi gejala tersebut akan muncul secara bertahap. Di tahap awal muncul gejala yang masih ringan seperti batuk umum yang sering kali terjadi. demam, bersin, hidung tersumbat atau berair, radang tenggorokan. sedangkan untuk tahap kedua dimana gejala awal mulai membaik tetapi hanya batuknya saja yang masih bertambah parah sehingga menimbulkan suara mengi atau tarikan napas yang begitu kuat. Kondisi di tahap dua bisa menyebabkan muntah dan tubuh akan merasa lelah karena terus menerus batuk. kondisi seperti ini bisa berlangsung  satu bulan bahkan juga bisa lebih. Kemudian ada tahap akhir dimana tahap paling akhir dimana gejala sudah mulai mereda tetapi tetap saja batuk akan terus terjadi.

Batuk rejan bisa berlangsung lama dan proses batuk tersebut bertahap perlahan lahan sehingga membuat penderitanya menderita dengan gejala yang dirasakan. oleh karena itu agar tidak semakin parah maka bisa dibantu dengan obat batuk rejan. Bisa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengenal lebih jauh penyebab batuk rejan kemudian bisa melakukan pengobatan agar cepat membaik. dokter biasanya akan memberikan obat untuk mengatasi infeksi agar bisa menghentikan infeksi sehingga bisa memperbaiki saluran pernapasan. Jika sudah sembuh atau belum pernah mengalami pencegahan batuk rejan agar tidak mengalaminya. berikut pencegahan batuk rejan :

  • Pencegahan batuk rejan dengan vaksin

Jika ingin terhindari dari penyakit batuk rejan yang sangat buruk sekali kondisinya maka pencegahan batuk rejan yang bisa dilakukan adalah vaksin. untuk para orang tua yang masih memiliki anak balita sebaiknya menyuntikan vaksin pertusis yang bisa dilakukan sejak usia 2 bulan sampai 5 tahun. Selain anak anak, wanita hamil juga bisa melakukan suntik vaksin untuk pencegahan batuk rejan.

  • Pencegahan batuk rejan dengan menjaga sistem kekebalan tubuh

Karena batuk rejan disebabkan oleh infeksi dan juga bakteri maka dari itu penyakit ini bisa menular. Penularan bakteri yang menyebabkan batuk rejan ini lebih rentan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh rendah atau lemah, jadi langkah pencegahan batuk rekan dengan menjaga sistem kekebalan tubuh.

  • Pencegahan batuk rejan dengan makan makanan sehat

Untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat dan tidak mudah sakit sebagai pencegahan batuk rejan caranya bisa dengan mengkonsumsi makan makanan sehat agar tidak kekurangan nutrisi juga.

  • Pencegahan batuk rejan dengan melindungi saluran pernapasan

Penularan batuk rejan bisa melalui udara sehingga pencegahan batuk rejan juga harus melindungi saluran pernapasan dengan baik agar tidak menghirup udara yang kotor atau mengandung bakteri yang bisa menyebabkan batuk rejan. (By:RM)

Pencegahan Batuk Rejan

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Batuk Rejan Tradisional, Herbal & Alami

Membantu Mengurangi Gejala Batuk Rejan dan Mengobati Batuk Rejan Secara Alami

jelly-gamat-luxor

Obat Batuk Rejan Tradisional, Obat Batuk Rejan Alami, Obat Batuk Rejan Herbal

Harga Jelly Gamat Luxor Obat Batuk Rejan Isi 350 ml = Rp. 265.000,-/botol

cara-beli

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Batuk Rejan, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

This entry was posted in Batuk Rejan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.